FKMTF Indonesia

Laporan Hasil Diskusi Offline Perdana FKMTF Indonesia

KUPAS TUNTAS PERMASALAHAN EKSISTENSI TEKNIK FISIKA DI INDONESIA DAN PERAN FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA TEKNIK FISIKA (FKMTF) UNTUK MENGATASINYA

 

Menindak lanjuti diskusi sebelumnya mengenai antusisme mahasiswa terhadap teknik fisika, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang permasalahan eksistensi teknik fisika di Indonesia dan peran Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Fisika (FKMTF) untuk mengatasinya. Tema tersebut muncul berdasarkan beberapa permasalahan yang berdampak munculnya keresahan di FKMTF Indonesia. Begitu banyak permasalahan yang memicu kurangnya pengetahuan masyarakat tentang keberadaan teknik fisika dan segala hal yang menyangkut teknik fisika itu sendiri. Beberapa kasus sebagai contoh adalah khalayak umum termasuk siswa SMA/MA banyak yang tidak mengetahui tentang teknik fisika dan segala hal tentang keteknikfisikaan.

Pada Sabtu, 3 September 2018, berlangsung diskusi offline perdana bersamaan dengan Rapat Tengah Tahun (RTT) Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika Indonesia di ITS. Diskusi tersebut berlangsung pukul 09.45 s.d 12.10 WIB.  Adapun peserta diskusi diikuti oleh perwakilan anggota HMTF se-Indonesia, yaitu ITB, ITS, UGM, Telkom University, UNAS, dan STTM Muhamadiyyah. Diskusi kali ini dipimpin oleh Deputi Analisis Himpunan Telkom University, Irma Zauhar Nafisah bersama Oa Suharyanto selaku Notula dari Teknik Fisika UGM.

Dalam diskusi yang berjalan hangat dan bersemangat itu dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama mengupas tentang keresaahan mengapa teknik fisika belum dikenal masyarakat luas. Sesi kedua membahas tentang bagaimana solusi untuk mengatasi masalah tersebut sehingga mampu menemukan titik ‘sepakat’ berupa aksi nyata atau gerakan nyata. Setelah sesi pertama ditutup, didapatkan bahwa permasalahan eksistensi teknik fisika di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya, jumlah mimimnya universitas yang memiliki prodi teknik fisika, minimnya media pengenalan teknik fisika, teknik fisika mempelajari hal yang belum spesifik, teknik fisika hanya dikenal dilingkungan tertentu, kurangnya partisipasi himpunan dalam FKMTF.  Salah satu peserta diskusi, Afif Nurwahid dari Teknik Fisika UGM menyampaikan pendapatnya tentang mengapa teknik fisika belum dikenal masyarakat luas, bahwa, ‘Jumlah universitas yang memiliki prodi teknik fisika sedikit, media pem-branding di masyarakat sedikit, hal ini juga dikarenakan teknik fisika mempelajari general engineering, tidak spesifik seperti prodi teknik lainnya. Kalau diumpamakan, teknik fisika seperti bayang-bayang dan tidak terlihat. Meskipun ilmunya luas, namun belum terspesialisasi seperti prodi lain’.

Beberapa penyebab tersebut membuat peserta diskusi semakin bersemangat mengemukakan opini. Salah satu peserta diskusi, Muhammad Farhan Rosal sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika ITB 2018, merangkum dari semua pernyataan peserta diskusi, bahwa ‘untuk mengenalkan teknik fisika kepada masyarakat luas ditunjang oleh komunikasi antara mahasiswa teknik fisika, saling support untuk mematangkan hubungan di dalamnya terlebih dahulu’. lanjut Farhan, ‘upayakan branding secara eksternal, lebih mengarah pada kulturalnya dimana orang-orang harus merasa bangga dengan FKMTF.’ Mengenai peran FKMTF, Farhan menegaskan, ‘jangan hanya bekerja saat proker saja, mungkin salah satunya kuliah inspirasi diharapkan agar mahasiswa Teknik Fisika bangga dan bisa membawa keteknikfisikaan kepada masyarakat luas melalui Official Account salah satunya’.

Aksi nyata yang harus segera direalisasikan, Rakha Farizi selaku Kepala Biro Hubungan Luar HMTF Telkom 2018 mengemukakan bahwa, ‘perlu ada aksi nyata sebagai tindak lanjut dari keresahan bersama mengapa Teknik Fisika belum dikenal seutuhnya oleh masyarakat luas, yaitu membuat video perkenalan teknik fisika’. Aksi nyata ini sebenarnya sebagai salah satu upaya branding yang menjadi salah satu gerakan untuk mengenalkan teknik fisika. Luthfi Wiggi  sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika Telkom University 2018, menambahkan alasan kenapa harus di-branding Teknik Fisika, ‘kita bukan besar nama, tapi besar harapan untuk memberi kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar’, ujarnya.

Menanggapi berbagai opini pada diskusi yang berlangsung akrab tersebut, disepakatilah bahwa untuk menanggapi kurangnya pengetahuan masyarakat luas terhadap teknik fisika salah satunya dengan branding serta mempererat tali persaudaraan antar himpunan mahasiswa teknik fisika di Indonesia. Telah disepakati video perkenalan Teknik Fisika  berkat kerja sama antara FKMTF Indonesia 2018 dengan masing-masing Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika di Indonesia. Berikut kami sisipkan link tersebut.

FKMTF Indonesia

Dengan adanya video perkenalan ini, diharapkan teknik fisika bisa dikenal oleh semua kalangan. Semua perserta diskusi juga menyepakati perlunya perhelatan yang mampu mengumpulkan mahasiswa Teknik Fisika dalam skala besar dalam grand design kepengurusan.

 

Salam Hangat,

Analisis Himpunan FKMTF Indonesia 2018

Add comment