FKMTF Indonesia

Solar Tracker sebagai Solusi Instalasi Panel Surya pada Ruang Terbatas

Pada wilayah perkotaan, bukanlah sebuah permasalahan baru jika kebutuhan listrik semakin meningkat setiap tahunnya, tetapi tidak seimbang dengan pasokan listrik yang ada. Di samping itu, terdapat solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, yaitu dengan melakukan pemasangan panel surya. Namun, terdapat permasalahan lain, yaitu ruang yang terbatas. Permasalahan tersebut dapat berdampak pada panel surya yang dipasang sehingga tidak sesuai dengan jumlah yang diinginkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solar tracker adalah pilihan yang tepat sebagai solusi instalasi panel surya pada ruang yang terbatas seperti di perkotaan.

Solar Tracker


Solar tracker bergerak dengan dukungan beberapa alat seperti sel surya, pengukur tegangan, sensor, motor penggerak, alat pengontrol, pendingin suhu, dan alat lainnya.
Gambar 1. Solar Tracking

Solar tracker digunakan untuk mengaktifkan komponen optik dalam mengikuti dan menerima energi langsung dari cahaya atau sinar matahari sesuai dengan sudutnya (mulai terbit hingga tenggelamnya matahari), serta mengubah menjadi energi listrik yang dibutuhkan.

3 Jenis Sistem Solar Tracker

1. Manual Solar Trackers

Sebuah sistem solar tracker yang membutuhkan seseorang untuk secara langsung menyesuaikan panel pada setiap waktu untuk menyesuaikan dengan arah matahari.

2. Passive Solar Trackers

Sebuah sistem pelacak yang berisi cairan dengan titik didih rendah yang akan menguap saat terkena radiasi matahari. Ketika cairan tersebut menguap, sistem kemiringan dapat menjadi tidak seimbang yang menyebabkan panel mengalami kemiringan ke arah sinar matahari.

3. Active Solar Trackers

Sebuah sistem pelacak yang mengandalkan motor atau silinder hidrolik untuk mengubah posisi. Di samping itu, active solar trackers terbagi kembali berdasarkan arah geraknya yaitu:

a. Single Axis Solar Tracker

Pelacak sumbu tunggal yang mengikuti posisi sinar matahari saat bergerak dari timur ke barat. Kelebihannya adalah dapat meningkatkan produksi energi sebesar 25% hingga 35%.

Gambar 2. Single Axis Solar Tracking System

b. Dual Axis Solar Tracker

Pelacak yang dapat bergerak dua arah yaitu timur ke barat dan utara ke selatan. Kelebihan dari sistem ini adalah dapat meningkatkan produksi energi sebesar 40%.

Gambar 3. Dual Axis Solar Tracking System

Proses perencanaan ditentukan oleh pembuatan solar tracker berdasarkan tujuan sistem yang meliputi perencanaan model mekanik, pemilihan komponen elektronik, dan penentuan bahasa pemrograman yang dipakai untuk mengintegrasikan kedua hal tersebut. Berikut beberapa bentuk solar tracker yang sedang dikembangkan saat ini seperti pada gambar berikut.

Gambar 3. Dual Axis Solar Tracker

Gambar 4. Solar Tracking Photovoltaic (Dual Axis)

Gambar 4. Photovoltaic Solar Tracker


Add comment